Langsung ke konten utama

Agama Nabi Ibrahim 'alaihis salam

materi ke - 12
بسم الله الرحمن الرحيم
🌿 agama Nabi Ibrahim 'alaihis salam 🌴
Allah ﷻ berfirman :
{إِنَّ إِبْرَاهِيمَ كَانَ أُمَّةً قَانِتًا لِلّهِ حَنِيفًا وَلَمْ يَكُ مِنَ الْمُشْرِكِينَ}
“Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang imam yang dapat dijadikan teladan lagi patuh kepada Allah dan hanif. dan sekali-kali bukanlah Dia Termasuk orang-orang yang mempersekutukan (Tuhan),” [Qs. An Nahl : 120]
ـــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🌐 Makna ayat secara global :
Sesungguhnya Allah ﷻ mensifati kekasihnya yaitu Nabi Ibrahim ‘Alaihis Salam dengan empat sifat :
➡  Beliau adalah tauladan dalam kebaikan karena beliau telah menyempurnakan tingkat kesabaran dan keyakinan, yang dengan dua sifat ini akan tercapai kepemimpinan dalam agama.
➡ Beliau adalah orang yang khusyu’, taat, serta terus menerus beribadah kepada Allah ﷻ
➡ Beliau berpaling dari kesyirikan menghadap kepada Allah ﷻ
➡ Jauhnya beliau dari kesyirikan dan berpisahnya beliau dari orang-orang musyrikin.
🍃 Faidah :
1⃣ Keutamaan bapak kita yaitu Ibrahim ‘alaihissalam.
2⃣ (Wajibnya) meneladani Nabi Ibrahim dalam sifat-sifat agung ini.
{قَدْ كَانَتْ لَكُمْ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ فِي إِبْرَاهِيمَ وَالَّذِينَ مَعَهُ}
“ Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia.”  [Qs. Al Mumtahanah : 4]
3⃣  Penjelasan sifat-sifat yang dengannya akan sempurnalah perwujudan tauhid, tauhid terwujud dengan memurnikan dan membersihkannya dari kotoran syirik,  bidah,  dan maksiat.
4⃣  Wajibnya menjauhkan diri dari kesyirikan dan orang musyrikin, serta berlepas diri dari orang musyrikin.
5⃣  Orang-orang yang beriman disifati dengan merealisasikan tauhid, dan tauhid tidaklah sah melainkan dengan mengingkari kesyirikan.
6⃣  Sesungguhnya tauhid adalah asal dari seluruh agama.
7⃣  Seyogyanya bagi para da’I untuk menjadi teladan bagi orang lain.
8⃣  Senantiasa beribadah merupakan sifat para nabi.
9⃣ Bantahan terhadap orang musyrikin jahilyyah yang mengklaim diri mereka berada di atas agama Nabi Ibrahim.
wallàhu A'lam.
و صلى الله على محمد و على اله و صحبه و سلم، و الحمد لله رب العالمين.
📚 (kitabut tauhid bab man haqqaqat tauhid dakhalal jannah bighairi hisab karya syaikhul islam Muhammad At Tamimi rahimahullâh beserta penjelasannya,  al Mulakhas fii syarhi Kitabit Tauhid,  Asy Syaikh Dr. Shalih bin Fauzan bin Abdillah Al Fauzan hafizhahullah,  hal. 34-35, lihat juga Al Jadid fii syarhi kitabit tauhid,  Asy Syaikh Muhammad Al Qar'awi rahimahullãh )
-------------------
🔊 diposting melalui grup WA "faidah"
no. 085726569843
Abdurrohman Hidayat
23 Jumadits tsani 1437 H
silahkan disebarkan tulisan ini sebagaimana aslinya.
semoga bermanfaat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Urgensi Beriman Kepada Hari Akhir Dan Pengaruhnya Terhadap Pribadi Seseorang

Urgensi Beriman Kepada Hari Akhir Dan Pengaruhnya Terhadap Pribadi Seseorang. Beriman Kepada Hari Akhir merupakan perkara yang sangat penting bagi seorang muslim yang demikian dikarenakan beberapa alasan sebagai berikut: 1. Beriman kepada hari akhir merupakan satu diantara rukun iman yang enam. 2. Beriman kepada hari akhir merupakan bagian dari keyakinan pokok islam yang mana bangunan akidah dibangun diatasnya setelah permasalahan keesaan Allàh. 3. Beriman kepada hari akhir dan tanda-tandanya termasuk beriman kepada perkara ghaib yang tidak bisa ditangkap oleh akal dan tidak ada cara untuk mengetahuinya kecuali dengan dalil wahyu (al Quran dan as Sunnah) 4. Iman kepada hari akhir seringkali digandengkan dengan iman kepada Allàh. Seperti dalam surat al Baqarah ayat 177, لَيْسَ الْبِرَّ اَنْ تُوَلُّوْا وُجُوْهَكُمْ قِبَلَ الْمَشْرِقِ وَ الْمَغْرِبِ وَلٰـكِنَّ الْبِرَّ مَنْ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ َ Kebajikan itu bukanlah menghadapkan wajahmu ke ara...

Suwargo Nunut Neroko Katut

Suwargo Nunut Neroko Katut admin 28 Juni 2015 | 4.884 | 1 | Suwargo Nunut Neroko Katut Kaum muslimin yang berbahagia rahimani wa rahimakumullah , di tengah-tengah masyarakat jawa ada sebuah ungkapan yang cukup masyhur dan oleh sebagian masyarakat jawa ungkapan ini sudah menjadi sebuah falsafah yang mereka anut. Sebuah ungkapan yang menjelaskan apabila ada seseorang yang nantinya masuk surga maka anggota keluarganya seperti anak, istri, dan orang tua bisa turut ikut masuk ke dalam surga. Demikian juga apabila ada seseorang yang nantinya masuk neraka maka anggota keluarganya seperti anak, istri, dan orang tua bisa ikut masuk ke dalam neraka. Ungkapan yang dimaksud berbunyi, “Suwargo Nunut Neroko Katut,” yang kurang lebih artinya adalah surga bisa ikut numpang dan neraka bisa ikut terbawa yang maksudnya adalah seseorang bisa ikut terbawa masuk ke dalam surga atau neraka disebabkan kelua...

Nikmat Allah ﷻ kepada Bani Israil

 Tafsir surat Al-Baqarah ayat 49-53. ini adalah awal dari penyebutan satu persatu nikmat-nikmat Nya terhadap Bani Israil dengan suatu perincian. Kelima ayat di atas mengandung 4 nikmat amat besar yang Allah ﷻ karuniakan kepada Bani Israil. Nikmat-nikmat itu Allah ﷻ perintahkan untuk mengingatnya agar mereka mensyukurinya dan beriman kepada rasul Nya yaitu Muhammad ﷺ dan agama Islam. وَإِذْ نَجَّيْنَٰكُم مِّنْ ءَالِ فِرْعَوْنَ يَسُومُونَكُمْ سُوٓءَ ٱلْعَذَابِ يُذَبِّحُونَ أَبْنَآءَكُمْ وَيَسْتَحْيُونَ نِسَآءَكُمْ ۚ وَفِى ذَٰلِكُم بَلَآءٌ مِّن رَّبِّكُمْ عَظِيمٌ Dan (ingatlah) ketika Kami selamatkan kamu dari (Fir'aun) dan pengikut-pengikutnya (Selamat dari kebinasaan, seperti selamat dari tenggelam atau selamat dari adzab); mereka menimpakan kepadamu siksaan yang seberat-beratnya, mereka menyembelih anak-anakmu yang laki-laki dan membiarkan hidup anak-anakmu yang perempuan. (Tidak membunuh bayi perempuan agar mereka besar dan menjadi pelayan, dan membunuh bayi laki-laki karena me...