Langsung ke konten utama

Postingan

Mendidik dengan qudwah Hasanah

Postingan terbaru

العشرة المبشرون بالجنة Sepuluh Sahabat yang Dijamin Masuk Surga

 Generasi Terbaik Sepanjang Masa, generasi terbaik, abad terbaik, dan manusia-manusia yang tidak akan pernah ada lagi tandingannya, mereka adalah para shahabat Rasulullah ﷺ. Semoga Allah meridai mereka semua. Para sahabat adalah manusia pilihan dan makhluk terbaik setelah para nabi dan rasul. Mereka memiliki jasa dan keutamaan atas setiap muslim dan mukmin.  Imam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata: "فكل خير فيه المسلمون إلى يوم القيامة من الإيمان والإسلام والقرآن والعلم والمعارف والعبادات، ودخول الجنة والنجاة من النار، وانتصارهم على الكفار، وعلو كلمة الله عز وجل - فإنما هو ببركة ما فعله الصحابة رضي الله عنهم، الذين بلغوا الدين، وجاهدوا في سبيل الله، وكل مؤمن آمن بالله فللصحابة رضي الله عنهم عليه فضلٌ إلى يوم القيامة". "Setiap kebaikan yang ada pada kaum muslimin hingga hari kiamat—mulai dari iman, Islam, Al-Qur'an, ilmu, makrifat, ibadah, masuk surga, selamat dari neraka, kemenangan mereka atas orang-orang kafir, hingga tingginya kalimat Allah Azza wa Jalla—semuanya ...

Hakikat kebajikan yang sempurna

  أيسر التفاسير - أبو بكر الجزائري (١٤٣٩ هـ) × ﴿۞ لَّیۡسَ ٱلۡبِرَّ أَن تُوَلُّوا۟ وُجُوهَكُمۡ قِبَلَ ٱلۡمَشۡرِقِ وَٱلۡمَغۡرِبِ وَلَـٰكِنَّ ٱلۡبِرَّ مَنۡ ءَامَنَ بِٱللَّهِ وَٱلۡیَوۡمِ ٱلۡـَٔاخِرِ وَٱلۡمَلَـٰۤىِٕكَةِ وَٱلۡكِتَـٰبِ وَٱلنَّبِیِّـۧنَ وَءَاتَى ٱلۡمَالَ عَلَىٰ حُبِّهِۦ ذَوِی ٱلۡقُرۡبَىٰ وَٱلۡیَتَـٰمَىٰ وَٱلۡمَسَـٰكِینَ وَٱبۡنَ ٱلسَّبِیلِ وَٱلسَّاۤىِٕلِینَ وَفِی ٱلرِّقَابِ وَأَقَامَ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتَى ٱلزَّكَوٰةَ وَٱلۡمُوفُونَ بِعَهۡدِهِمۡ إِذَا عَـٰهَدُوا۟ۖ وَٱلصَّـٰبِرِینَ فِی ٱلۡبَأۡسَاۤءِ وَٱلضَّرَّاۤءِ وَحِینَ ٱلۡبَأۡسِۗ أُو۟لَـٰۤىِٕكَ ٱلَّذِینَ صَدَقُوا۟ۖ وَأُو۟لَـٰۤىِٕكَ هُمُ ٱلۡمُتَّقُونَ ۝١٧٧﴾ [البقرة ١٧٧] “Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah kebajikan orang yang beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang...

Jangan terjatuh kedalam lubang yang sama.

"Seorang mukmin haruslah bersikap tegas, tegar (penuh tekad), dan waspada; ia tidak boleh lengah sehingga bisa ditipu berulang kali dan terperosok ke dalam hal yang tidak diinginkan (keburukan). Hal ini bisa terjadi dalam urusan agama sebagaimana terjadi dalam urusan dunia, dan urusan agama adalah hal yang paling utama untuk diwaspadai." Dalam sebuah hadits disebutkan,  لا يُلْدَغُ المؤمِنُ من جُحْرٍ مَرَّتيْنِ "Tidak selayaknya seorang mukmin disengat [oleh binatang berbisa] dari lubang yang sama dua kali." [(HR. al-Bukhari (6133), Muslim (2998), dan Abu Dawud (4862), dan lafaz ini adalah milik mereka. Shahih al-Jami' (7779)] Terdapat dua makna dari hadits yang mulia ini: Yang pertama: bahwa seorang mukmin dia adalah seorang yang cerdas/cerdik lagi teguh pendiriannya (waspada/tegas) yang tidak lalai Sehingga ia tertipu berulang kali (beberapa kali) tanpa menyadarinya, yang dimaksud dalam hal ini adalah pada perkara agama. Kedua: janganlah seorang mukmin tertipu...

Keutamaan bersegera menghadiri shalat Jumat

Allah Subhaanahu wa Ta'ala memerintahkan hamba-hamba-Nya yang beriman untuk bersegera dalam kebaikan, dan Dia memuji orang-orang yang melakukannya melalui firman-Nya:  إِنَّهُمْ كَانُوا يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَيَدْعُونَنَا رَغَبًا وَرَهَبًا ۖ وَكَانُوا لَنَا خَاشِعِينَ “Sungguh, mereka selalu bersegera dalam (mengerjakan) kebaikan.” (QS. Al-Anbiya: 90).  Mengingat datang lebih awal (menyegerakan diri) untuk shalat termasuk ke dalam amal kebaikan—khususnya pada shalat Jumat—maka orang yang datang lebih awal memiliki keutamaan dan pahala yang lebih besar daripada yang lainnya. Rasulullah ﷺ bersabda: مَنِ اغتَسَلَ يَومَ الجُمُعةِ غُسلَ الجَنابةِ ثُمَّ راحَ، فكَأنَّما قَرَّبَ بَدَنةً، ومَن راحَ في السَّاعةِ الثَّانيةِ فكَأنَّما قَرَّبَ بَقَرةً، ومَن راحَ في السَّاعةِ الثَّالِثةِ فكَأنَّما قَرَّبَ كَبشًا أقرَنَ، ومَن راحَ في السَّاعةِ الرَّابِعةِ فكَأنَّما قَرَّبَ دَجاجةً، ومَن راحَ في السَّاعةِ الخامِسةِ فكَأنَّما قَرَّبَ بَيضةً، فإذا خَرَجَ الإمامُ حَضَرَتِ المَلائِكةُ يَ...

Perintah mengerjakan shalat Jumat.

  Ma'asyiral Muslimin rahimakumullah, Allah Ta'ala memerintahkan hamba-hamba-Nya yang beriman untuk menghadiri shalat Jumat dan bersegera menuju kepadanya sejak adzan dikumandangkan. Allah Ta'alaa berfirman,  > ﴿يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِن يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ ۝  "Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diserukan untuk melaksanakan shalat pada hari Jumat, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui." Terdapat dua perintah di dalam ayat ini: Pertama untuk bersegera mengingat Allah Ta'alaa. Mengingat Allah Ta'alaa di dalam ayat ini maknanya adalah mengerjakan shalat dan mendengarkan khutbah. Kedua: Meninggalkan aktivitas perdagangan apabila adzan shalat telah dikumandangkan, dan segera beranjak menuju masjid. Sebab yang demikian itu lebih ba...

Panduan ringkas ibadah kurban

 لله، نحمده ونستعينه ونستغفره ونتوب إليه، ونعوذ بالله منالا شرور أنفسنا وسيئات أعمالنا. من يهده الله فلا مضل له، ومن يضلل فلا هادي له، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمداً عبده ورسوله، صلى الله عليه وعلى آله وأصحابه ومن تبعهم بإحسان وسلم تسليماً. أَمَّا بَعْدُ،  Segala puji bagi Allah Ta’ala yang telah mensyariatkan ibadah kurban sebagai bentuk pendekatan diri kepada-Nya dan syiar Islam yang agung. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammadﷺ keluarga, shahabat, dan orang-orang yang mengikuti sunnah beliau hingga hari kiamat. BAB 1 - Pengertian Kurban Secara etimologi (Lughawi/Bahasa), Kurban atau udh-hiyah adalah menyembelih hewan kurban pada waktu dhuha.  Adapun secara Terminologi (Istilah/Syar’i), kurban atau udh-hiyah adalah hewan ternak (berupa unta, sapi, kambing, atau domba, pent.) yang disembelih pada hari Idul Adha (dan hari-hari tasyrik, pent.) dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala. BAB 2 - Hukum Kurban dan dalil disy...