materi ke-10
بسم الله الرحمن الرحيم
عَنْ أَنسِ بن مالكٍ رضى الله عنه ، قَالَ : سَمِعتُ رسولَ الله صلى الله عليه وسلم يَقولُ : " قالَ اللهُ تَعالى : يا ابنَ آدَمَ ، إنَّكَ ما دَعَوتَني ورَجَوتَني غَفَرتُ لك على ما كانَ مِنكَ ولا أُبالي ، يا ابن آدمُ لَوَ بَلَغَتْ ذُنُوبُك عَنانَ السَّماءِ ، ثمَّ استَغفَرتَني ، غَفَرْتُ لكَ ، يا ابنَ آدم إنَّك لو أَتَيتَني بِقُرابِ الأرضِ خَطايا ، ثمَّ لَقِيتَني لا تُشركُ بي شَيئاً ، لأتيتُكَ بِقُرابها مغفرةً ".
[رواهُ التِّرمذيُّ وقالَ : حديثٌ حَسَن ]
[رواهُ التِّرمذيُّ وقالَ : حديثٌ حَسَن ]
Dari Anas Radhiallahuanhu dia berkata: Saya mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: Allah Ta’ala berfirman: “Wahai anak Adam, sesungguhnya Engkau berdoa kepada-Ku dan memohon kepada-Ku, maka akan aku ampuni engkau, Aku tidak peduli (berapapun banyaknya dan besarnya dosamu). Wahai anak Adam seandainya dosa-dosamu (sebanyak) awan di langit kemudian engkau minta ampun kepada-Ku niscaya akan Aku ampuni engkau. Wahai anak Adam sesungguhnya jika engkau datang kepadaku dengan kesalahan sepenuh bumi kemudian engkau menemuiku dengan tidak menyekutukan Aku sedikitpun maka akan Aku temui engkau dengan sepenuh itu pula ampunan “
[HR. At Tirmidzi dan dia berkata : haditsnya hasan shahih]
[HR. At Tirmidzi dan dia berkata : haditsnya hasan shahih]
Nabi -shallallallãhu 'alaihi wa sallam- mengabarkan dari Rabbnya -azza wa jalla- bahwa Dia berbicara kepada para hamba dan menjelaskan luasnya karunia dan kasih sayang Nya, yaitu Dia mengampuni sebesar apapun dosa-dosa selama itu bukan kesyirikan, hadist mulia ini serupa dengan firman Allãh ta'ala :
إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ ۚ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرَىٰ إِثْمًا عَظِيمًا
Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), dan Dia mengampuni apa (dosa) yang selain (syirik) itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Barang siapa mempersekutukan Allah, maka sungguh, dia telah berbuat dosa yang besar. [Qs. An-Nisā : 48]
❶ keutamaan tauhid dan banyaknya pahalanya.
❷ luasnya karunia, kebaikan, rahmat, serta ampunan Allãh.
❸ hadist ini sebagai bantahan kepada kaum khawarij yang mereka mengkafirkan pelaku dosa besar selain syirik
❹ penetapan sifat kalam ( bicara ) bagi Allãh sesuai kemuliaan Nya yang pantas bagi Nya.
❺ penetapan hari kebangkitan, hisab (perhitungan amal), dan pembalasan
❻ mati diatas tauhid yang murni merupakan syarat diampunkannya dosa-dosa. dalam masalah ini ada perinciannya :
➡ orang yang meninggal di atas syirik besar maka masuk neraka.
➡ orang yang meninggal terbebas dari syirik besar dan syirik kecil, maka masuk surga
➡ orang yang meninggal terbebas dari syirik besar dan ada padanya sedikit dari syirik kecil, dan kebaikannya lebih banyak dari kejahatannya, maka masuk surga
➡ orang yang meninggal terbebas dari syirik besar dan ada padanya syirik kecil, dan kejahatannya lebih besar dari kebaikannya, maka berhak masuk neraka namun tidak kekal di dalam neraka.
➡ orang yang meninggal terbebas dari syirik besar dan syirik kecil, maka masuk surga
➡ orang yang meninggal terbebas dari syirik besar dan ada padanya sedikit dari syirik kecil, dan kebaikannya lebih banyak dari kejahatannya, maka masuk surga
➡ orang yang meninggal terbebas dari syirik besar dan ada padanya syirik kecil, dan kejahatannya lebih besar dari kebaikannya, maka berhak masuk neraka namun tidak kekal di dalam neraka.
wallàhu A'lam.
و صلى الله على محمد و على اله و صحبه و سلم، و الحمد لله رب العالمين.
-------------------
🔊 diposting melalui grup WA "faidah"
no. 085726569843
Abdurrohman Hidayat
7 Jumadil Ulaa 1437 H
silahkan disebarkan tulisan ini sebagaimana aslinya.
semoga bermanfaat.
no. 085726569843
Abdurrohman Hidayat
7 Jumadil Ulaa 1437 H
silahkan disebarkan tulisan ini sebagaimana aslinya.
semoga bermanfaat.
Komentar
Posting Komentar